what is life?

i always easily fall for the one who earn his/her life by themselves.

i once asked my man : kenapa aku suka sedih karena tidak bisa sebahagia mereka dengan keluarga yang menyenangkan, dilimpahi materi yang cukup dan hidup senyum senyum terus?

then he replied me : bahwa semuanya itu membuatmu seperti sekarang, kamu tau gimana rasanya mendapatkan sesuatu dengan usaha kamu dan menjadi lebih kuat dari yang lain *atau ya semacamnya, saya lupa persisnya bagaimana*

sore ini, di twitter, saya menemukan beberpa updates dari teman teman yang di hari minggu ini mereka tetap bekerja. which for me, its pretty cool!

saya pernah merasakan bagaimana bahagianya dibayar 25riburupiah *yang cukup buat beli bakso dan nasi padang sama eryka* saja setiap siaran sampai bisa beli henpon gara gara nge MC in acaranya salah-satu-merk-leptop-terkenal.

saya pernah merasakan bagaimana orang memandang rendah ke saya karena saya memakai kemeja pink sepatu kuning, muka kucel akibat naik turun tangga mengejar dosen pembimbing berlari lari demi memenuhi permintaan dosen saya yang meminta saya ikut seleksi pembawa acara untuk salah satu program politik di tv lokal, sampai akhirnya saya yang dipanggil, training gila gilaan, show pertama, membaca berita dan meliput sumber pembuatan minyak kayu putih di ujung gunung itu. dengan hasil uang yang segitu segitu juga.

sekarang saya bekerja, menangis kadang kadang, merasa iri pada teman yang hidupnya tampak bahagia tak perlu susah susah, kemudian bersyukur atas semuanya, semua jalan yang pernah dilewati, semua luka, semua tawa dan semuanya, walaupun kadang kadang sulit bersyukur dan menyalahkan keadaan.

thats a journey, anyway.

dari semuanya itu, i easily fall to someone who work hard to earn her life. i am sure they do have so much fun on what they do. just like me πŸ™‚

it feels good to run and fall and stand up again with the blowing eyes!

3 Comments

  1. Nutshell diver June 8, 2009 at 5:15 am

    jadi kamu tahu siapa yang ada di cermin setiap pagi kamu berkaca. orang yang sudah melewati banyak sekali episode yang jauh lebih banyak dari yang dilewati orang2 yang kamu iri. that'd be an answer of your question to me "Why do you **** me?"

  2. mu June 17, 2009 at 7:15 am

    sengtujuu…keluarga lifebouy itu *maksudnya yang terlihat bahagia* tidak tau rasanya menangis, sakit, kesusahan… sementara kita yang berada disitu, tahu rasanya bahagia.. dengan sangat sederhana πŸ™‚

  3. misskepik June 18, 2009 at 5:38 am

    sesederhana ketawa cekikikan ditelpon ya mu?ihihihihi

Leave a Reply