Weekend Gateway

Lucu juga rasanya pergi ke luar kota bertiga-tigaan πŸ˜€

Setelah menempuh perjalanan hampir 3 jam, kami sampai di Bandung disambut beberapa teman yang sudah menunggu (Hai Asep, Ditchi, Ibnu, Dian, Masayah, Dhatu!). Lemon tidur pulas di 2/3 perjalanan terakhir. Baru bangun lagi pas udah sampe di Ngopi Doeloe. Itupun dia bingung cuma liat-liat sekitar trus tidur lagi πŸ˜€

Sekitar jam 9 kami kembali ke hotel setelah sebelumnya mengantar Dhatu dan Masayah pulang. Ibnu dan Dian ikut ke hotel karena Suami masih pengen ngobrol panjang sama Ibnu. Maklum yah, temen senasib sepenanggungan jaman jebot udah gak ketemu bertahun-tahun.

Paginya setelah sarapan, kami bertiga gegulingan saja di kamar. Libur deh ceritanya :p Siang jam 12 setelah Lemon bangun dari tidur nya kami check out dan memulai ‘perjalanan sok tau‘ kami di Banding πŸ˜€

Kenapa sok tau? Karena kami berdua sama sekali buta Bandung. Percaya atau tidak, terakhir kali saya ke Bandung adalah 10 tahun yang lalu (atau bahkan lebih). Bermodalkan GPS yang ada di handphone, kami ikut iring-iringan macet mobil-mobil berplat B yang mengerumuni beberapa factory outlet dan tempat makan. Setelah muter-muter sampe puyeng, akhirnya kami sampai di tempat makan di daerah Trunojoyo. Makan lahap sampe kekenyangan. Lalu melanjutkan perjalanan ke Setiabudhi, mampir ke Rumah Mode lalu sorenya balik lagi ke Sultan Agung karena diundang mimik mimik lucu di Juicide sama Masayah dan Dhatu. Setelah jalan ke Wadezig dan Ouval RSCH sebentar kami lalu makan malam di Legoh lalu pulang!

Capek tapi menyenangkan. Rasanya nagih kesana lagi. Mungkin bulan depan kali yak :p

 

2 Comments

  1. saraswatiputri October 20, 2011 at 8:32 am

    dan bulan depan ke bandung ngunjungin aku, bukan? :p

    1. misskepik October 20, 2011 at 9:37 am

      hihihihi ketemuan ya nanti kalo aku ke bandung πŸ˜€

Leave a Reply